Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Tampilkan postingan dengan label Tip Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tip Sehat. Tampilkan semua postingan

40 Perokok Akan Meninggal Karena Tuberkulolis

Written By Uneg Uneg on Kamis, 06 Oktober 2011 | Kamis, Oktober 06, 2011

40 Perokok Akan Meninggal Karena Tuberkulolis

Sekitar 40 juta perokok diperkirakan akan meninggal dunia karena penyakit tuberkulosis pada 2050. Seperti diketahui, para perokok berisiko lebih besar menderita infeksi paru dan meninggal karenanya.

Kebanyakan kasus tuberkulosis (TB) terbaru lebih banyak di Afrika, Mediterania Timur, dan kawasan Asia Tenggara. Yayasan kesehatan paru mengatakan, upaya global untuk menekan jumlah kasus TB terbaru kalah oleh promosi agresif dari industri rokok.

"Sudah 20 tahun sejak WHO mendeklarasikan TB sebagi penyakit berbahaya. Sejak saat itu, jumlah penderitanya lebih sering meningkat dibanding berkurang. Sementara itu, para perokok berisiko dua kali lipat untuk terkena penyakit itu dan meninggal," kata dr John Moore-Gillon, pakar tuberkulosis dari Inggris.

Perkiraan jumlah penderita TB itu dibuat oleh dr Sanjay Basu dan timnya dari Universitas California.

Hampir seperlima orang di dunia adalah perokok dan kasus TB yang tinggi kebanyakan ditemukan di negara tempat perusahaan rokok multinasional meluaskan pasarnya.

Menurut perhitungan matematika mereka, kematian antara TB di seluruh dunia pada tahun 2010 dan 2050 bisa melebihi 40 juta orang. Jika tren perokok saat ini terus berlanjut, maka angka kasus baru akan meningkat sampai 18 juta orang.

Merokok sendiri diketahui sebagai faktor risiko dari penyakit TB dan kebiasaan itu mengurangi kemampuan paru untuk melawan infeksi.

Merokok juga diketahui akan menjauhkan pencapaian target global dalam mengurangi angka kematian akibat TB hingga separuhnya.

Kamis, Oktober 06, 2011 | 0 komentar

6 Masalah Yang Di Hadapi Ibu Setelah Melahirkan

Written By Uneg Uneg on Selasa, 13 September 2011 | Selasa, September 13, 2011

6 Masalah Yang Di Hadapi Ibu Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, ibu akan menghadapi berbagai hal yang bisa membuat stres. Berbagai hal tersebut mulai dari kurang tidur sampai rasa sakit akibat jahitan.

Selain hal-hal di atas, ada masalah lainnya yang ibu juga akan hadapi. Enam masalah berikut ini misalnya. Dengan mengetahuinya, ibu bisa mempersiapkan diri sehingga tidak kaget dan menjadi terlalu stres.

1. Menangis
Setelah melahirkan, hormon ibu masih naik-turun. Di satu saat ibu bisa sangat bahagia, dan di saat lain ibu akan merasa sedih sekali.
Oleh karena itu, persiapkanlah diri menghadapi hormon yang tidak menentu ini. Jangan kaget kalau ibu tiba-tiba menangis, padahal sebenarnya hanya karena hal kecil, seperti suami yang batal pulang cepat.

Agar ibu tidak terlalu sensitif, cobalah bicara pada suami atau teman yang dipercaya. Membicarakan kasus baby blues ini bisa membuat ibu merasa lebih baik. Orang-orang terdekat pun bisa jadi lebih memahami ibu.

2. Banyak Berkeringat
Dikutip dari About, hormon juga bisa menyebabkan ibu banyak berkeringat, khususnya di malam hari. Kalau hal ini terjadi, jangan ragu untuk bangun dan mengganti baju tidur Anda. Kenyamanan adalah hal terpenting untuk ibu dan bayi. Dengan merasa nyaman, ibu pun bisa lebih rileks sehingga tidak akan mempengaruhi mood ibu untuk menyusui atau menggendong bayi yang terbangun di malam hari.

3. Sakit Punggung
Jika saat hamil ibu kerap merasa sakit punggung, setelah melahirkan rasa sakit itu bisa tetap ada. Hal itu terjadi karena otot abdomen yang meregang tidak membantu otot punggung untuk menahan beban. Otot-otot yang masih lemah itu juga semakin terasa sakit karena ibu melakukan aktivitas yang membebani tubuh, seperti menggendong bayi.

Untuk meredakan rasa sakit itu, cobalah hindari untuk mengangkat beban berat, susui bayi dengan posisi tubuh tegak, jemur punggung di pagi hari dan latihan otot perut ringan. Jika rasa nyeri di punggung semakin menjadi-jadi, temuilah fisioterapis.

4. Perut Membesar
Setelah melahirkan, perut ibu tidak akan langsung otomatis mengecil. Hal itu karena rahim ibu masih tetap berukuran sama dan perlahan mengecil setelah beberapa minggu bayi lahir.

Ibu jangan terlalu buru-buru berolahraga setelah melahirkan hanya karena ingin perut segera langsing. Tunggulah beberapa minggu dan konsultasikan pada dokter kapan waktu terbaik untuk mulai berolahraga yang melibatkan otot perut.

5. Rambut Rontok
Setelah melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga membuat banyak rambut memasuki tahap istirahat. Kadar estrogen yang turun ini akan membuat seseorang mengalami kerontokkan rambut yang lebih banyak daripada biasanya baik saat keramas atau sedang menyisir.

Secara normal sekitar 85-95 persen rambut di kepala akan tumbuh dan sisanya yaitu sekitar 5-15 persen berada dalam tahap istirahat. Setelah masa istirahat, rambut ini akan rontok dan akan digantikan oleh rambut baru.

Jangan cemas, kondisi ini termasuk normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Rambut yang rontok usai bersalin pun tidak akan membuat kebotakan karena rambut akan kembali normal setelah tahun pertama bayinya. Kondisi rambut akan kembali normal seperti sebelum hamil setelah 6-12 bulan melahirkan.

6. Menyusui
Tidak sedikit ibu yang merasa kesulitan untuk memberikan ASI pada bayi mereka. Masalah menyusui ini bisa beraneka ragam, seperti bayi yang menolak menyusui, ASI tidak keluar, hingga rasa sakit pada puting dan payudara.

Tapi bukan berarti semua masalah menyusui itu tidak ada jalan keluarnya. (fz/wolipop)

Selasa, September 13, 2011 | 0 komentar

Stres Turunkan Sistem Daya Tahan Tubuh

Written By Uneg Uneg on Senin, 12 September 2011 | Senin, September 12, 2011

Stres Turunkan Sistem Daya Tahan Tubuh

Penelitian yang membahas tentang hubungan stres dan sistem daya tahan tubuh atau dikenal dengan sistem imun tubuh sudah semakin banyak dilakukan. Sejak berkembangnya ilmu Psikoneuroimunologi yaitu suatu ilmu yang mengaitkan hubungan antara ilmu psikologi, saraf dan imunologi, maka kondisi yang berhubungan dengan hal ini sudah semakin sering diteliti.

Psikoneuroimunologi menekankan pada pembuktian-pembuktian terkait dengan sistem imun tubuh dan hubungannya dengan stres yang terjadi pada orang tersebut. Disebutkan, banyak sekali dampak stres terhadap sistem imun tubuh manusia yang mengakibatkan seseorang lebih rentan mengalami gangguan penyakit terkait dengan sistem imun tubuh.

Beberapa waktu lalu, saat hari kedua kongres dunia International College of Psychosomatic Medicine di Seoul, Korea Selatan, pembicara Prof Christopher Coe dari Universitas Wisconsin, Amerika Serikat menerangkan kembali tentang Psikoneuroimunologi dalam kuliahnya yang berjudul "All Roads Lead To Psychoneuroimmunology"

Dalam kuliahnya Prof Coe mengatakan bahwa sudah semakin banyak penelitian dan fakta yang menggambarkan keterlibatan stres dalam mempengaruhi sistem imun manusia. Beberapa penyakit yang dihubungan dan ditekankan saat kuliah tersebut adalah pada asma dan fibromialgia.

Asma kita ketahui sebagai suatu gangguan penyakit pernapasan yang melibatkan sel-sel radang dan imun sistem dalam tubuh. Penyakit yang tidak bisa disembuhkan ini (hanya bisa dikendalikan) sangat terkait dengan peranan sistem imun dan stres yang bisa memicu terjadinya serangan.

Fibromialgia sendiri merupakan suatu kondisi gangguan penyakit yang menekankan keluhannya pada nyeri di berbagai bagian tubuh dan suasana perasan yang tidak nyaman terkait dengan kondisi ini. Gangguan nyeri yang lebih banyak terdapat pada wanita ini belakangan semakin diteliti mempunyai dampak yang berhubungan dengan sistem stres dan imun tubuh.

Kondisi yang terkait sistem imun pada pasien dengan gangguan fibromialgia terkait dengan penurunan kadar sel yang disebut Natural Killer (NK), Sitokon dan Interleukin. Kondisi seperti ini juga ditemukan pada pasien dengan depresi.

Tidak heran gejala-gejala depresi dan cemas juga merupakan salah satu tanda kondisi fibromialgia. Fibromialgia sendiri memang dikenal dulunya lebih kepada suatu kumpulan gejala (sindrom) yang melibatkan berbagai macam keluhan. Kondisi sindrom yang juga sering tumpang tindih dengan berbagai kondisi lain seperti di antaranya gangguan somatoform (psikosomatik), gangguan nyeri, gangguan depresi dan gangguan lelah berkepanjangan (chronic fatigue syndrome).

Pada akhir kuliahnya, Prof Coe mengatakan masih banyak terbuka lahan penelitian di bidang ini dan tentunya akan makin banyak pengetahuan yang masih bisa diperoleh dengan mempelajari stres dan hubungannya dengan sistem imun tubuh manusia. (fz/kompas)

Senin, September 12, 2011 | 0 komentar

Kurangi Konsumsi Kafein Membantu Atasi Wasir

Kurangi Konsumsi Kafein Membantu Atasi Wasir

Wasir atau ambeien adalah kondisi yang menyakitkan dan menimbulkan ketidaknyamanan. Tapi dengan membatasi konsumsi kafein bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman dari wasir.

Beberapa kasus wasir yang ringan bisa diobati tanpa perlu operasi yaitu dengan melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup tertentu, meskipun pada kasus parah yang bisa menghambat aktivitas biasanya diatasi melalui proses pembedahan.

Penderita wasir sebaiknya membatasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein karena bisa memperburuk rasa sakit dan ketidaknyamanan yang timbul, seperti dikutip dari Livestrong, Senin (12/9/2011).

Hal ini karena kafein adalah stimulan yang bisa memicu terjadinya sembelit atau bahkan diare. Jika mengonsumsi kafein dalam jumlah besar maka wasir akan lebih sulit untuk diobati dan menjadi lebih sering teriritasi.

Senin, September 12, 2011 | 0 komentar

Bernarkah Mentimun Kaya Manfaat?

Written By Uneg Uneg on Rabu, 17 Agustus 2011 | Rabu, Agustus 17, 2011

Bernarkah Mentimun Kaya Manfaat

Pojokberita.com - Sebagian besar dari kita mungkin sering mengonsumsi buah mentimun atau ketimun. Buah yang dalam bahasa latin bernama Cucumis sativus ini  sering kita jumpai dalam setiap hidangan, terutama lalapan, salad, atau acar. Mentimun memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga berfungsi menyejukkan.

Potongan buah mentimun juga kerap digunakan untuk membantu melembabkan wajah serta dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai nutrisi dan manfaat kesehatan yang terdapat dalam mentimun, mari kita jelajahi area kesehatan apa saja yang didapat dari konsumsi buah yang termasuk suku labu-labuan ini.

1. Perawatan kulit 

Mentimun memiliki sifat diuretik, efek pendingin, dan pembersih yang bermanfaat bagi kulit. Kandungan air yang tinggi; vitamin A, B, dan C; serta mineral, seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika; membuat mentimun menjadi bagian penting dalam perawatan kulit. Masker wajah yang mengandung sari mentimun digunakan untuk mengencangkan kulit. Asam askorbat dan asam caffeic yang hadir dalam mentimun dapat menurunkan tingkat retensi air, yang pada gilirannya mengurangi pembengkakan di sekitar mata.

2. Fungsi pencernaan

Masalah pencernaan, seperti mag, gastritis keasaman, dan bahkan tukak, dapat disembuhkan dengan mengonsumsi jus mentimun segar setiap hari. Kandungan serat makanan dalam mentimun dapat mengusir racun dari sistem pencernaan sehingga memingkatkan proses pencernaan. Bahkan, mengonsumsi mentimun setiap hari dinilai sangat ampuh sebagai obat sembelit.

3. Kesehatan sendi

Dalam mentimun terkandung silika yang dapat mempromosikan kesehatan sendi Anda dengan memperkuat jaringan ikat.

4.  Pencernaan protein

Mentimun mengandung enzim erepsin yang membantu dalam pencernaan protein.

5. Tekanan darah

Potasium, magnesium, dan serat yang hadir pada mentimun dapat membantu Anda menjaga tekanan darah tetap normal.

6. Membunuh cacing pita

Biji mentimun dianggap sebagai obat alami untuk mengusir cacing pita di saluran usus. Bahkan, biji mentimun juga dikenal bermanfaat sebagai antiinflamasi serta efektif dalam pengobatan pembengkakan selaput lendir (hidung) dan tenggorokan.

7.  Perawatan kuku

Mentimun kaya akan kandungan silika, dapat mencegah pecah dan rusaknya kuku-kuku di jari kaki dan tangan.

8. Atasi encok dan rematik

Jus mentimun diperkaya kandungan vitamin A, B1, B6, C, dan D serta folat, magnesium, dan kalsium ketika dicampur dengan jus wortel dapat membantu pasien yang mengalami nyeri sendi dengan cara menurunkan asam urat.

9. Mengobati sakit gigi dan gusi

Penyakit mulut pada gigi dan gusi, khususnya pyorrhea, dapat diobati secara efektif dengan jus mentimun. Konsumsi mentimun mentah juga dapat meningkatkan air liur serta berfungsi menetralisasi asam dan basa di dalam rongga mulut.

10. Diabetes

Jus mentimun dikenal dapat membantu kesehatan pasien diabetes. Kandungan mineral mangan bermanfaat dalam sintesis insulin alami di dalam tubuh.

11. Perawatan ginjal

Mentimun menunjukkan manfaat dalam membantu meringankan masalah kandung kemih dan ginjal. Air yang terkandung dalam mentimun membantu fungsi ginjal dengan melancarkan proses urinasi. Faktanya, mentimun merupakan diuretik alami terbaik.

12. Suburkan rambut 

Mentimun mengandung silika. Jus mentium yang dicampur dengan wortel, bayam, dan selada akan membantu penyuburan rambut. Silika terdapat dalam jaringan ikat di dalam tubuh. Senyawa ini membantu pertumbuhan rambut sehingga jika rajin mengonsumsi makanan mengandung silika, Anda akan memiliki rambut yang bagus dan tulang yang sehat. (fz/lifemojo)

Rabu, Agustus 17, 2011 | 0 komentar

Tip Atasi Perut Buncit

Written By Uneg Uneg on Minggu, 14 Agustus 2011 | Minggu, Agustus 14, 2011

Tip Atasi Perut Buncit

Pojokberita.com - Sering makan terlalu malam dan kurang berolahraga pastinya membuat perut kamu berlemak atau buncit. Kamu juga jadi gak pede pakai baju ketat karena tubuhnya jadi terlihat tidak indah.

Mengecilkan perut memang tidak mudah. Tapi ada lima cara ampuh yang bisa kamu coba secara teratur agar perutmu bisa rata dan langsing lho.

1. Latihan kardio
Latihan kardio selama 30 menit per hari merupakan cara yang bagus untuk membakar lemak di perut. Kamu bisa membakar sekitar 100 sampai 500 kalori, tergantung pada jenis latihan kardio. Latihan ini juga akan bervariasi sesuai dengan intensitas. Berbicara sambil berjalan-jalan juga bisa membakar 170 kalori, sedangkan lompat tali, berenang atau bersepeda dapat membantu untuk membakar 270 kalori dalam 1 jam.

2. Latihan perut sederhana
Berbaringlah telentang di permukaan yang datar. Angkat kaki dan gerakkan seolah-olah kamu sedang bersepeda. Latihan ini membakar banyak lemak perut. Untuk hasil terbaik, lakukan tiga set latihan ini selama 5 menit.

3. Angkat beban
Mengangkat alat beban seperti barbell minimal dua kali seminggu membantu mengembangkan otot perut sehingga penimbunan lemak. Kalori yang terbakar selama angkat beban memang bervariasi bagi setiap orang, bergantung pada tingkat metabolisme mereka.

4. Latihan pernapasan
Duduk di lantai dan bernapas dalam-dalam melalui hidung menggunakan perut. Hirup udara sebanyak mungkin lalu hembuskan melalui hidung dengan menekan perut masuk. Lakukan selama sekitar lima menit, secepat yang kamu bisa. Latihan ini membantu memperkuat otot perut. Namun, pemula harus melakukannya secara bertahap. Lebih baik lagi bila dipraktikkan di bawah bimbingan seorang ahli yoga.

5. Kontraksi vakum
Untuk melakukannya, kamu harus mengambil napas menggunakan perut tanpa menahan napas kamu selama 30 detik. Menurut Dr Tugnait, kamu harus mulai dengan memegang perut selama 5-10 detik dan meningkatkan secara bertahap. Lakukan ini dengan posisi duduk.

Nah, semoga berguna yah tipsnya. Selamat mencoba!

Minggu, Agustus 14, 2011 | 0 komentar

Puasa Penderita Diabetes Harus Banyak Minum Air

Written By Uneg Uneg on Sabtu, 13 Agustus 2011 | Sabtu, Agustus 13, 2011

Puasa Penderita Diabetes Harus Banyak Minum  Air

Pojokberita.com - Risiko dehidrasi rentan mengintai pasien diabetes yang sedang berpuasa. Bila ingin tetap puasa, pasien diabetes disarankan untuk banyak minum air yang diatur frekuensinya dari setelah buka puasa hingga menjelang sahur.

Tidak semua penderita diabetes diperbolehkan berpuasa karena bisa menyebabkan penurunan gula darah yang berakibat serius. Yang diperbolehkan puasa adalah yang memiliki risiko rendah, yaitu memiliki gula darah yang terkontrol, tidak mengonsumsi obat yang menyebabkan hipoglikemia (kadar gula rendah) dan tidak ada komplikasi.

Namun walaupun diperbolehkan berpuasa, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan pasien diabetes, yaitu masalah risiko dehidrasi dan hipoglikemia.
"Kadar gula yang tinggi di darah dan kencing akan membuat pasien diabetes rentan mengalami dehidrasi, apalagi saat puasa," ujar dr Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD, PhD, dari Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu penyakit Dalam FKUI/RSCM, saat dihubungi detikHealth, Selasa (2/8/2011).

Jika kadar gula darah dalam tubuh seseorang tinggi, maka glukosa yang tidak bisa dimetabolisme akan ikut terbuang melalui urine. Hal ini menyebabkan urine menjadi lebih kental, sehingga membutuhkan air untuk mengencerkannya. Air yang digunakan ini diambil dari dalam tubuh, sehingga saat tubuh sedang berpuasa risikonya menjadi dehidrasi.

"Seluruh pasien diabetes yang ingin puasa harus disarankan untuk mencicil minum dari setelah dia buka puasa hingga menjelang sahur. Sedikit nggak apa-apa asal frekuensinya sering, tapi sebaiknya banyak minum," lanjut dokter yang punya hobi fotografi ini.

Selain memperbanyak minum saat buka puasa dan sahur, pasien diabetes yang ingin berpuasa juga harus selalu memperhatikan kadar gula darahnya, terutama pada hari atau minggu-minggu awal puasa.

"Di hari-hari atau minggu-minggu pertama puasa, pasien diabetes sangat rentan mengalami hipoglikemia (kadar gula darah rendah), sehingga harus rutin memeriksa kadar gula darah. Paling tidak 3 kali sehari, jam 9 pagi, 12 siang dan jam 5 sore, terutama 3 hari pertama," lanjut ahli molekuler diabetes pertama di Indonesia ini.

dr Dante juga menuturkan bahwa pasien diabetes harus memperhatikan waktu minum obatnya. Obat yang dapat menyebabkan hipoglikemia harus diminum saat buka puasa, bukan pada saat sahur.

"Dosisnya juga sebaiknya diturunkan. Kalau pasien saya biasanya diturunkan setengah dari dosis yang biasa. Dokter juga harus memantau pasiennya yang menderita diabetes," tutur dr Dante. (fz/detik)

Sabtu, Agustus 13, 2011 | 0 komentar

Konsumsi Daging Tingkatkan Resiko Diabetes Tipe 2

Konsumsi Daging Tingkatkan Resiko Diabetes Tipe 2

Pojokberita.com - Daging memang diketahui mengandung protein hewani yang dibutuhkan tubuh. Tapi sebaiknya jangan terlalu sering mengonsumsi daging. Kenapa asupan daging perlu dibatasi?

Studi yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health (HSPH) menemukan hubungan yang kuat antara konsumsi daging merah dan peningkatan risiko diabetes tipe 2, terutama daging yang sudah diproses.

Penelitian yang dipimpin oleh An Pan, peneliti di Departemen Gizi HSPH menunjukkan bahwa mengganti daging merah dengan protein sehat, seperti susu rendah lemak, kacang, atau biji-bijian, secara signifikan dapat menurunkan risiko.

Studi ini menemukan konsumsi 100 gram daging merah mentah tiap hari bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 19 persen. Hasil studi ini telah dipublikasikan secara online dalam American Journal of Clinical Nutrition pada 10 Agustus 2011.

"Hasil studi ini jelas memiliki implikasi kesehatan yang besar bahwa konsumsi daging merah bisa meningkatkan epidemi diabetes tipe 2," ujar Hu, seperti dikutip dari esciencenews.com, Jumat (12/8/2011)

Para peneliti menyarankan masyarakat untuk meminimalkan konsumsi olahan daging merah seperti hot dog, bacon dan sosis karena mengandung kadar natrium dan nitrit yang tinggi. Serta menggantinya dengan pilihan lain yang lebih sehat seperti kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu rendah lemak atau ikan.

Sedangkan risiko dari daging merah yang belum diproses sampai saat ini belum diketahui dengan pasti. Dalam studi sebelumnya peneliti HSPH belum menemukan bukti yang jelas mengenai hubungan antara makan daging merah mentah dengan risiko penyakit jantung koroner atau diabetes tipe 2.

Dukungan terhadap studi ini dilakukan oleh National Institutes of Health's, National Institute of Diabetes and Digestive, serta Kidney Diseases and the National Heart, Lung, and Blood Institute di Amerika Serikat.(fz)

Sabtu, Agustus 13, 2011 | 0 komentar

Jalan Telanjang Kaki Banyak Manfaat

Telanjang Kaki Banyak Manfaat

Pojokberita.com - Sepatu atau sandal adalah aksesoris yang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari. Tapi tak ada salahnya untuk melepaskan aksesoris itu, karena ada manfaat kesehatan yang didapat dari berjalan dengan telanjang kaki.
Umumnya sepatu dan sandal yang digunakan secara terus menerus bisa mempengaruhi bentuk kaki manusia atau menimbulkan cedera. Karena itu cobalah untuk sesekali berjalan dengan menggunakan telanjang kaki.
Dalam filsafat kuno diketahui bahwa jumlah energi kekuatan hidup (chi) yang diserap oleh tubuh akan lebih banyak jika berjalan tanpa alas kaki. Secara tidak sadar kondisi ini akan meningkatkan vitalitas, kemampuan tubuh untuk melakukan banyak kerjaan, menyehatkan sistem pernapasan dan berpikir dengan jelas.
Berikut ini beberapa keuntungan atau manfaat kesehatan yang bisa dilakukan dengan berjalan tanpa menggunakan alas kaki, seperti dikutip dari Lifemojo, Sabtu (13/8/2011) yaitu:

  1. Pada musim panas, berjalan tanpa alas kaki bisa menjadi efek pendinginan bagi tubuh jika dilakuakn di atas rumput hijau saat pagi hari.
  2. Berjalan tanpa alas kaki bisa meningkatkan fungsi sirkulasi karena mengaktifkan ootot-otot di kaki yang nantinya membantu memompa darah kembali ke jantung.
  3. Mencegah terjadinya pengumpulan darah di kaki, mengurangi stres pada sistem kardiovaskular secara menyeluruh dan mengurangi tekanan darah serta masalah pada pembuluh darah vena.
  4. Berjalan tanpa alas kaki memberikan efek relaksasi pada kaki yang lelah.
  5. Membantu meluruskan jari-jari kaki, mencegah perubahan bentuk kaki (deformitas), mencegah masalah pada kaki datar serta meningkatkan kekuatan fleksor.
  6. Memberikan kesempatan untuk membangun kontak langsung dengan alam sehingga menghilangkan ketegangan pikiran akibat tekanan sehari-hari, tubuh menjadi rileks, meremajakan pikiran serta meningkatkan energi tubuh.
Meski memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tapi masyarakat sebaiknya melakukan kegiatan ini dengan cermat dan hati-hati agar tetap aman dan tidak menimbulkan masalah atau cedera.
Ada beberapa tips agar bisa dilakukan jika ingin berjalan kaki tanpa menggunakan alas dengan aman yaitu:
  1. Selalu waspada mengenai jalan yang akan dilewati
  2. Hindari jalan-jalan yang berpotensi bahaya seperti banyak percabangan pohon, ada pecahan kaca, paku atau berisiko terdapat limbah industri
  3. Saat pulang, maka segera cuci kaki dengan menggunakan sabun dan air mengalir untuk membersihkan kaki dari kotoran yang menempel serta memastikan bahwa tidak ada serangga yang masih menempel di kulit. (fz)
Sabtu, Agustus 13, 2011 | 0 komentar

Minum Kopi Persulit Perempuan Hamil

Minum Kopi Persulit Perempuan Hamil

Pojokberita.com - Para ilmuwan sudah menemukan kenapa minum kopi mempersulit perempuan untuk hamil.

Seperti diberitakan Daily Mail, penelitian menemukan bahwa kafein, perangsang dalam kopi, merusak pengangkutan telur-telur dari ovarium menuju ke rahim.

Riset sebelumnya sudah menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak kopi bisa mempengaruhi kesuburan perempuan.
Satu penelitian yang melibatkan 9.000 perempuan Belanda menemukan bahwa minum lebih dari empat cangkir sehari mengurangi peluang hampir sebesar 25 persen.

Tetapi, hingga saat ini alasan kaitan antara keduanya masih tetap misterius.

Penelitian baru, dilakukan pada tikus, menunjukkan bahwa kafein menghalangi kontraksi tuba falopii yang dibutuhkan untuk membawa telur-telur ke rahim.
Rangsangan tidak mengaktifkan terutama sel-sel pembuka jalan dalam dinding tuba.

Sel-sel ini menyesuaikan diri dengan gelombang kontraksi tuba yang memindahkan telur-telur ke arah rahim.

Riset itu menunjukkan kontraksi memegang peran lebih besar dalam pengangkutan telur daripada menghancurkan rambut seperti silia yang melapisi dinding tuba Falopii. Sebelumnya kasus yang terjadi dianggap sebaliknya.

"Penemuan ini menuju jalan panjang ke arah menjelaskan kenapa minum minuman berkafein bisa mengurangi peluang seorang perempuan untuk hamil. Ini memberikan penjelasan rumit sebagaimana kenapa perempuan yang mengonsumsi kafein tinggi sering membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil daripada perempuan yang tidak mengonsumsi kafein," kata pemimpin penelitian Profesor Sean Ward, dari University of Nevada di Reno, Amerika Serikat.

Penemuan itu dipublikasikan Senin (23/5) dalam British Journal of Pharmacology. Para ilmuwan mengatakan riset sebelumnya cenderung menjadi pengertian lebih besar mengenai bagaimana tuba Falopii bekerja.

Ini bisa membantu para dokter mengobati peradangan panggul dan penyakit menular seksual.

Manfaat lain bisa meningkatkan pemahaman dari kehamilan ektopik, kondisi menyakitkan dan berpotensi mengancam hidup yang mengakibatkan embrio tumbuh di dalam tuba Falopii. (fz/dailymail)

Sabtu, Agustus 13, 2011 | 0 komentar

Olahraga Saat Puasa, Mengapa Tidak?

Written By Uneg Uneg on Kamis, 11 Agustus 2011 | Kamis, Agustus 11, 2011

Nationals Abdullah Weightlifting

Berolahraga tentunya dapat membakar lemak-lemak yang menumpuk di dalam tubuh. Tidak hanya itu, berolahraga selama bulan Ramadhan juga akan mempercepat proses pembentukan tubuh. Akan tetapi Jika olahraga dilakukan pada saat kita sedang melaksanakan Iabdah Puasa, apa nantinya tidak lemas dan nantinya bisa membatalkan puasa?. Tetapi yang perlu diingat adalah jangan terlalu overtraining. karena akan membuat tubuh kita semakin lemasterutama sepanjang hari tidak makan dan tidak minum.
Trik dan jenis olahraganya :
1. Berolahragalah sekitar 15-30 menit setiap hari.
2. Pastikan Anda tidak melewatkan pemanasan agar otot tidak gampang cedera.
3. Minum suplemen vitamin C saat berbuka.
4. Cukupi kebutuhan protein dan kalsium dalam menu berbuka.
Tentunya porsi olahraga tidak seberat saat tidak berpuasa. Anda masih bisa melatih beberapa bagian otot tubuh atau cukup melakukan cardio saja.
Bersepeda
Bersepeda setidaknya 20-30 menit keliling blok rumah sebelum berbuka sambil ngabuburit adalah ide yang bisa Anda jalankan. Selain melepaskan energi negatif di dalam tubuh, Anda juga dapat mengisi waktu dengan hal yang positif sebelum berbuka puasa serta membakar 205 kalori tubuh.
Jalan santai
Ngabuburit tak selalu harus berdiam di cafe atau resto. Anda bisa mengajak teman atau keluarga jalan santai sambil menunggu jam berbuka puasa. 30 menit berjalan santai dapat membakar setidaknya 111 kalori tubuh.
Angkat beban ringan
Angkat beban ringan 2 kilogram selama 30 menit akan membantu membakar 102 kalori dengan 3 set gerakan dan 12 repetisi.
Yoga
Gerakan yoga ringan selama 30 menit akan membakar 84 kalori tubuh. Gerakan sederhana yang bisa Anda coba adalah Sukhasana. Duduk di atas matras, silangkan kaki dan duduk bersila. Letakkan kedua tangan di atas lutut, temukan jari tengah/ telunjuk dengan ibu jari. Tegakkan tubuh dan mulai atur pernafasan.(fz)

Kamis, Agustus 11, 2011 | 0 komentar

Tempe Makanan Nikmat, Kaya Manfaat

Tempe kaya Manfaat

Manfaat tempe yang begitu besar tentu dapat membantu mengurangi masalah kesehatan tubuh Anda dan keluarga. Makanan rakyat yang terbuat dari kedele lalu difermentasi memakai jamur Rhizopus oligosporus ini ternyata sudah dikenal berabad-abad lalu, terutama dalam budaya makan masyarakat Jawa.

Rujukan pertama mengenai tempe ditemukan pada tahun 1875. Saat ini tempe bahkan sudah mendunia seiring dengan migrasi orang-orang Jawa ke seluruh penjuru.
Lantas, seberapa besar khasiat tempe bagi kesehatan ?
Menurut guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr. Made Astawan, tempe banyak mengandung zat antibakteri penyebab diare. Tempe juga berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas untuk menghambat proses pencernaan dan mencegah berbagai penyakit, menurunkan kolesterol hingga mengatasi hipertensi.
Kandungan serat dalam tempe cukup tinggi, yaitu sekitar 8-10 pesen. Hal ini berarti dalam setiap 100 gram tempe akan menyumbang sekitar 30 persen dari jumlah serat yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari.
Prof. Made dalam bukunya Kandungan Gizi dan Bahan Makanan menyebutkan, penelitian menunjukkan bayi dan balita yang menderita gizi buruk mengalami pertumbuhan berat badan setelah diberikan konsumsi tempe. Balita yang menderita diare juga lebih cepat sembuh dalam waktu singkat.
Sementara itu, dokter spesialis gizi Klinik Spesialis Semanggi Siloam Glen Eagle, dr. Samuel Oetoro,Sp,Gk menambahkan tempe merupakan sumber protein yang mudah dicerna tubuh.
"Protein dalam tempe sudah dipecah-pecah oleh kapang tempe sehingga protein, lemak dan karbohidratnya menjadi lebih mudah dicerna. Selain itu tempe juga mengandung serat," tambah dr. Samuel.
Dengan begitu, seberapa banyak Anda mengkonsumsi tempe setiap harinya tidak akan menjadi masalah ataupun mengganggu bagi kesehatan Anda dan keluarga. (fz/inilah)

Kamis, Agustus 11, 2011 | 0 komentar

Categories

Jumlah

Free Hit Counters